PIDIE JAYA | InfoAcehNews.net – Kepedulian aparat kepolisian terhadap pemulihan pascabanjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya terus ditunjukkan secara nyata. Tak hanya mengerahkan personel, Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu bahkan turun langsung berjibaku membersihkan lumpur di salah satu sekolah yang terdampak banjir.
Banjir bandang yang melanda Pidie Jaya sejak akhir November 2025 lalu telah memasuki hari ke-28 pada Kamis (25/12/2025). Sejak hari pertama bencana, jajaran Polres Pidie Jaya aktif terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari evakuasi korban, penyaluran bantuan logistik, pelayanan pengobatan gratis, hingga pengamanan kunjungan tamu-tamu penting ke daerah yang dikenal sebagai Negeri Japakeh tersebut.
Menariknya, dalam setiap kegiatan kemanusiaan itu, Kapolres tidak hanya memberi instruksi dari balik meja. Berdasarkan pantauan kontributor Infoacehnews.net, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu tampak ikut membersihkan material lumpur di lingkungan sekolah bersama sejumlah personel kepolisian.
Ditemui di sela kegiatan, Kapolres menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak sebatas pada tugas penegakan hukum semata.
“Polisi tidak hanya menangkap pelaku kejahatan atau mengamankan kegiatan. Dalam situasi seperti ini, polisi harus hadir membantu masyarakat,” ujar AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.
Ia menjelaskan, sejak hari pertama banjir bandang, Polres Pidie Jaya telah terlibat langsung mengevakuasi korban, termasuk lansia dan warga yang terjebak banjir, serta membantu proses pemulihan pascabencana.
“Hari ini kami membersihkan sekolah agar anak-anak, khususnya yang terdampak banjir, bisa segera kembali bersekolah. Pendidikan tidak boleh terlalu lama terhenti,” katanya.
Kapolres yang dikenal ramah dan dekat dengan masyarakat itu juga memastikan bahwa jajarannya akan terus berada di lapangan selama proses pemulihan berlangsung.
“Kami berharap masyarakat Pidie Jaya bisa bangkit kembali dan menata kehidupan secara perlahan seperti sediakala,” tutupnya. (Herry)



















