Gayo Lues | InfoAcehNews.net – Warga Kecamatan Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, dibuat resah oleh maraknya kasus pencurian yang terjadi pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda daerah berjuluk Negeri Seribu Bukit itu, pada akhir November lalu.
Dalam beberapa pekan terakhir, aksi pencurian dilaporkan kian meningkat. Sasaran pelaku tak hanya ternak milik warga, namun juga kendaraan bermotor hingga rumah-rumah warga.
Ahmad Yani, warga Desa Tampeng Musara mengungkapkan, bahwa kasus pencurian di desanya sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan. Ia menyebut, belum lama ini salah satu warga di desanya kehilangan satu ekor kerbau, serta satu unit sepeda motor dalam waktu berdekatan.
“Kondisi pascabencana ini dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Warga sedang fokus memulihkan kehidupan, malah harus kehilangan harta benda. Ini sangat meresahkan,” ujar Ahmad Yani, Jumat, 23 Januari 2026.
Menurutnya, lemahnya pengawasan dan situasi permukiman yang belum sepenuhnya pulih, membuat wilayah tersebut rawan tindak kriminal. Untuk itu Ahmad Yani meminta aparat penegak hukum, untuk segera bertindak tegas.
Ia berharap, Kepolisian meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah-wilayah yang tidak terkena bencana langsung.
“Kami faham, saat ini pihak Kepolisian fokus dalam pemulihan pascabencana. Namun, kami juga meminta aparat Kepolisian, untuk meningkatkan patroli di lokasi lokasi yang tidak terkena bencana langsung,” pintanya. (Dosaino)



















