PIDIE JAYA | InfoAcehNews.net – Di tengah lumpur sisa banjir yang masih menutup akses desa, hadir sosok wakil rakyat yang memilih turun langsung ke lapangan. Ia bukan sekadar datang melihat, tetapi membawa solusi nyata bagi warga terdampak.
Azrizal, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya yang akrab disapa Bang Jal Beco, menurunkan satu unit alat berat jenis beko serta tiga unit dump truck ke Desa Manyang Cok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Senin (22/12/2025). Bantuan tersebut difokuskan untuk membersihkan material lumpur yang menutup satu-satunya akses jalan desa yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga.
Langkah Bang Jal Beco ini mendapat perhatian luas masyarakat. Pasalnya, jalan yang dibuka tersebut merupakan jalur utama yang setiap hari dilintasi warga untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga memenuhi kebutuhan dasar.
“Hari ini saya turunkan satu unit beko dan tiga unit dump truck untuk membantu membuka jalan agar warga di sini bisa kembali beraktivitas dengan mudah. Jalan ini satu-satunya akses keluar masuk warga, sementara rumah mereka masih tertimbun lumpur,” ujar Bang Jal Beco di sela-sela kegiatan pembersihan.
Bang Jal Beco dikenal sebagai pendatang baru di dunia politik Pidie Jaya. Meski demikian, kehadirannya justru mencuri perhatian publik karena sikapnya yang responsif dan dekat dengan masyarakat. Ia juga tercatat sebagai Bendahara Partai PAS, partai yang mengantarkannya duduk di kursi parlemen daerah.
Menurutnya, bantuan alat berat dan armada angkut tersebut merupakan bentuk panggilan nurani. Ia mengaku tidak bisa tinggal diam melihat kondisi warga yang masih berjuang di tengah dampak bencana.
“Ini adalah wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan. Saya merasa terpanggil untuk membantu warga saya yang sedang tertimpa musibah. Kita berharap apa yang kita lakukan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ungkapnya.
Selain itu, Bang Jal Beco juga berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat segera mempercepat penanganan pascabencana di wilayah-wilayah terdampak lainnya.
“Kita berharap pemerintah juga segera turun tangan lebih maksimal, agar seluruh warga terdampak banjir bisa segera mendapatkan bantuan dan kehidupan kembali normal,” tambahnya.
Aksi nyata Bang Jal Beco di tengah bencana menjadi gambaran, bahwa kehadiran wakil rakyat bukan hanya soal kebijakan di balik meja, tetapi juga keberpihakan dan keberanian untuk hadir di tengah kesulitan rakyat. Di Desa Manyang Cok, alat berat yang bekerja siang itu menjadi simbol kepedulian masih hidup, dan harapan belum sepenuhnya tenggelam bersama lumpur banjir.
(Herry)



















