MEDAN | InfoAcehNews.net — Tim PSGL harus mengakui keunggulan tuan rumah Silaturahmi FC dengan skor 2-4, dalam laga uji tanding yang berlangsung sengit. Meski hasil akhir tak berpihak, pertandingan ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi para pemain muda PSGL yang mayoritas merupakan putra daerah Gayo Lues.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Babak pertama berakhir tanpa gol, dengan PSGL yang menurunkan hampir 90 persen pemain muda Gayo Lues, yang mampu memberikan perlawanan berarti. Beberapa peluang emas tercipta, namun gagal dikonversi menjadi gol.
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain. Gol pembuka dicetak oleh tuan rumah melalui skema tendangan bebas. Tak lama berselang, PSGL berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Namun, Silaturahmi FC mampu membalikkan keadaan lewat dua gol cepat yang membuat PSGL tertinggal 1-3.
Situasi semakin sulit ketika tuan rumah menambah keunggulan menjadi 4-1, sebelum akhirnya Romi memperkecil ketertinggalan PSGL di penghujung laga menjadi skor 2-4.
Pelatih PSGL menilai, hasil pertandingan bukanlah fokus utama kali ini. Ia justru menekankan pentingnya pengalaman bertanding bagi para pemain muda yang sedang ditempa menjadi skuad masa depan.
“Saya tidak melihat dari hasil, tapi dari proses dan pelajaran yang mereka dapat. Anak-anak punya potensi besar. Jika terus dibina dan dilatih dengan serius, dua tahun ke depan Gayo Lues akan memiliki tim yang benar-benar menjanjikan,” ujar coach Jefri.
Meski kalah, performa PSGL dinilai menunjukkan progres positif. Laga ini menjadi ajang penting bagi pembinaan sepak bola Gayo Lues, untuk melahirkan generasi penerus yang mampu bersaing di level lebih tinggi. (Dosaino)




















