PIDIE JAYA, InfoAcehNews.net | Pemilihan Keuchik Secara Langsung (Pilchiksung) di Kabupaten Pidie Jaya akhirnya tuntas digelar di seluruh 81 desa. Namun, pelaksanaan di Desa Pupu, Kecamatan Ulim, sempat mengalami keterlambatan akibat permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang belum diperbarui.
Ketua Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Desa Pupu, Sunardi Rusli, menjelaskan bahwa penundaan terjadi karena DPT yang digunakan masih merujuk pada data lama tahun 2021 yang belum diverifikasi ulang. Akibatnya, terdapat pemilih yang sudah pindah domisili atau meninggal dunia masih tercantum dalam daftar.
“Alhamdulillah sudah tuntas kita laksanakan. Jumlah pemilih yang hadir mencapai 142 dari total 267 DPT lama. Sekarang tinggal proses penghitungan suara sekitar pukul dua siang ini,” ujar Sunardi kepada Info Aceh News, Selasa (14/10/2025).
Sunardi menegaskan, keterlambatan tersebut murni akibat teknis administrasi, bukan karena adanya boikot atau kegagalan pelaksanaan sebagaimana isu yang sempat beredar di masyarakat.
“Isu bahwa Desa Pupu gagal melaksanakan Pilchiksung itu tidak benar. Hanya karena proses DPT yang belum diverifikasi sehingga sedikit tertunda,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Pidie Jaya, Hasbi, membenarkan bahwa secara umum seluruh desa di kabupaten tersebut telah menyelesaikan Pilchiksung dengan baik.
“Secara keseluruhan Pilchiksung di Pidie Jaya sudah selesai. Hanya Desa Pupu yang sedikit terkendala karena masalah DPT, tapi hari ini sudah tuntas dengan tingkat partisipasi di atas 65 persen,” jelas Hasbi.
Dengan demikian, seluruh tahapan Pilchiksung 2025 di Kabupaten Pidie Jaya dinyatakan berjalan aman, lancar, dan kondusif, meski sempat mengalami sedikit hambatan di satu titik lokasi.
Reporter : Herry
Editor : Tim Redaksi InfoAcehNews




















