slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77Aktivitas platform digital semakin meningkatTren komunitas online Mahjong WaysMedia digital soroti kebiasaan internetFenomena digital modern menarik warganetGates of Olympus topik digitalDunia online dipenuhi tren digitalKomunitas bahas Mahjong Wins 3Platform digital ruang komunitas onlineSweet Bonanza tren hiburan digitalPengguna internet beralih digital praktisMedia online ungkap aktivitas digitalStarlight Princess sorotan media sosialTeknologi digital ubah interaksi penggunaWild Bounty Showdown bahasan onlineKomunitas modern bahas inovasi digitalLucky Neko perhatian pengguna digitalGaya baru menikmati layanan digitalAztec Gems perbincangan hiburan onlinePerkembangan platform digital jadi sorotanAktivitas digital harian topik menarik
slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77Aktivitas platform digital semakin meningkatTren komunitas online Mahjong WaysMedia digital soroti kebiasaan internetFenomena digital modern menarik warganetGates of Olympus topik digitalDunia online dipenuhi tren digitalKomunitas bahas Mahjong Wins 3Platform digital ruang komunitas onlineSweet Bonanza tren hiburan digitalPengguna internet beralih digital praktisMedia online ungkap aktivitas digitalStarlight Princess sorotan media sosialTeknologi digital ubah interaksi penggunaWild Bounty Showdown bahasan onlineKomunitas modern bahas inovasi digitalLucky Neko perhatian pengguna digitalGaya baru menikmati layanan digitalAztec Gems perbincangan hiburan onlinePerkembangan platform digital jadi sorotanAktivitas digital harian topik menarik

Jalan Putus, BBM, LPG Mahal, Sekolah Terancam: Reses DPRK Membuka Wajah Krisis di Gayo Lues

InfoAcehNews.net

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:45 WIB

50260 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues | InfoAcehNews.net — Di ujung aspal yang terputus di Desa Ketukah Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues, Aceh, suara Sungai Ketukah mengalir deras, seolah menegaskan satu hal, Negara belum benar-benar hadir.

Jalan provinsi yang amblas sepanjang sekitar 200 meter sejak banjir bandang dan longsor dua bulan lalu, hingga kini dibiarkan menganga, memutus akses, melumpuhkan ekonomi, dan mempertaruhkan masa depan anak-anak sekolah.

Potret itulah yang ditemukan anggota DPRK Gayo Lues, saat menggelar reses Masa Sidang I Tahun Anggaran 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) II. Delapan legislator lintas fraksi turun langsung ke Empat Kecamatan, diantaranya Kecamatan Kutapanjang, Blangjerango, Terangun dan Tripe Jaya, untuk menyusuri jalur-jalur rusak yang kini menjadi saksi krisis pasca bencana yang belum tertangani serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruas jalan di Ketukah bukan sekadar akses desa. Ia adalah jalur vital penghubung Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Barat Daya. Ketika badan jalan amblas dampaknya berlapis, logistik tersendat, harga kebutuhan pokok melonjak dan mobilitas warga lumpuh.

Warga kini hanya mengandalkan jalur darurat sempit di tepi sungai, hasil gotong royong seadanya yang hanya bisa dilalui sepeda motor. Setiap hujan turun, jalur itu berubah menjadi lintasan maut.

Yang paling memilukan, krisis ini merambat ke ruang kelas. Puluhan siswa sekolah dasar di Ketukah harus berjalan kaki melewati jalur rawan longsor setiap hari. Demi mengurangi risiko, sekolah mewajibkan seorang guru mengawal siswa saat berangkat dan pulang. Namun, alam tak bisa dinegosiasikan.

“Setiap hari saya was-was melepas anak ke sekolah. Jalannya sempit, licin, di bawahnya sungai,” ujar Sabiran, orang tua siswa, dengan nada cemas.

Kepala SD Ketukah mengakui, ancaman keselamatan telah mengganggu proses belajar-mengajar. Konsentrasi siswa dan guru terpecah antara papan tulis dan keselamatan diri. Harapan mereka sederhana, jalan kembali normal, agar pendidikan berlangsung aman dan bermartabat.

Di Kecamatan Terangun, krisis mengambil wajah lain. Distribusi BBM terganggu akibat akses jalan terputus. SPBU kerap tutup. Kekosongan itu diisi penjual BBM eceran dengan harga melambung yang menembus Rp17.000 per liter. Begitu juga dengan LPG 3 Kg juga sulit didapat, walaupun ada harganya tak sesuai HET.

Bagi warga pedalaman, angka itu bukan sekadar mahal, tapi mematikan usaha kecil, menaikkan ongkos transportasi, dan mempersempit ruang hidup.

“Akses terputus, BBM dan LPG 3 Kg sulit didapat dengan harga stabil, harga naik. Masyarakat jadi korban,” kata Abdussalam, legislator dari PDI Perjuangan, menyoroti efek domino ekonomi yang tak terhindarkan.

Untuk itu, kritik keras pun mengemuka. Abd Karim menegaskan, persoalan ini menyangkut keselamatan anak-anak dan pelayanan dasar negara. Rasif (PKB) menilai lambannya respons mencerminkan lemahnya perhatian terhadap daerah pedalaman. Ali Amran (Golkar) mendesak pemerintah bergerak melampaui sekadar peninjauan, menuju perbaikan permanen. Muhammad Nur (Gelora) mengingatkan, keterlambatan berpotensi memicu krisis sosial berkepanjangan, dari pendidikan hingga keamanan warga.

Selain infrastruktur BBM dan LPG, DPRK juga meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Tripe Jaya, serta distribusi pupuk bersubsidi di Kutapanjang dan Blangjerango. Petani mengeluhkan kelangkaan pupuk dan distribusi yang belum tepat sasaran, tepat saat musim tanam mendekat.

Kemudian, untuk pengelolaan Los Kutapanjang juga tak luput dari sorotan, para legislator itu menginginkan, adanya pengelolaan yang professional serta menertibkan para pedagang yang berjualan hingga sampai ke jalan.

Dari seluruh rangkaian reses, satu kesimpulan menguat, jalan provinsi di Ketukah layak ditetapkan sebagai penanganan darurat dan prioritas utama.

“Ini bukan sekadar jalan rusak. Ini urat nadi kehidupan masyarakat,” tegas para legislator.

Seluruh temuan reses akan dibawa ke forum resmi DPRK dan disampaikan kepada pemerintah daerah serta Pemerintah Aceh, dengan satu tuntutan utama, kehadiran negara secara nyata di wilayah terdampak bencana bukan dalam wacana, melainkan dalam tindakan yang menyelamatkan nyawa dan masa depan. (Dosaino)

Berita Terkait

Harga Pertalite Eceran di Gayo Lues Tembus Rp20 Ribu per Liter, Warga Menjerit dan Minta Pemerintah Bertindak
Dua Rumah Warga di Kampung Jawa Ludes Terbakar, Salah Satunya Milik Anggota TNI
Tanpa Drainase, Genangan Air Mengintai Korban di Jalan Nasional Pidie Jaya
Pasca Banjir, Krueng Meureudu Berubah Jadi Lapangan Sepak Bola: Alarm Keras untuk Penanganan DAS di Pidie Jaya
BNNK Gayo Lues Ikuti Pelatihan ToT Starbucks FSC, Cetak Petani Kopi Produktif dan Dukung Program Aceh Bersinar
BNNK Gayo Lues Gandeng Starbucks FSC Dampingi Petani Kopi
Semangat Berbagi di Idul Adha, Warga Kerukunan Kutapanjang Sembelih 12 Ekor Sapi Qurban
Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan, Jagung Polsek Kampar Kiri di Gunung Mulya Tumbuh Optimal

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:12 WIB

Muhammadiyah Aceh Tenggara Sembelih 22 Ekor Sapi dan 8 Kambing Kurban

Senin, 4 Mei 2026 - 16:13 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

Senin, 2 Maret 2026 - 16:51 WIB

Safari Ramadhan di Semadam, Ketua DPRK Aceh Tenggara Tegaskan Peran Legislatif

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:12 WIB

Ketua LSM Penjara Aceh: Gerakan LSM Bayaran Harus Dihentikan Sebelum Rusak Tatanan Demokrasi

Rabu, 12 November 2025 - 15:50 WIB

Terkait Dana Desa, Ketua BPK: “Jangan Fitnah di Medsos, Bawa Saja Kejalur Hukum Jika Ada Bukti”

Kamis, 23 Oktober 2025 - 05:51 WIB

Kebakaran Hanguskan Asrama dan Ruang Belajar di Ponpes Badrul Ulum Aceh Tenggara

Rabu, 15 Oktober 2025 - 09:27 WIB

Kurang Dari 2 Jam! Polisi Ringkus Mahasiswa Pembunuh Petani Lawe Polak

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:45 WIB

Diduga Aniaya Anak di Bawah Umur, Oknum ASN Agara Terancam Pidana

Berita Terbaru

footer
news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 00036

article 00037

article 00038

article 00039

article 00040

article 00041

article 00042

article 00043

article 00044

article 00045

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 00066

article 00067

article 00068

article 00069

article 00070

article 00071

article 00072

article 00073

article 00074

article 00075

article 0000131

article 0000132

article 0000133

article 0000134

article 0000135

article 0000136

article 0000137

article 0000138

article 0000139

article 0000140

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 0000151

article 0000152

article 0000153

article 0000154

article 0000155

article 0000156

article 0000157

article 0000158

article 0000159

article 0000160

article 0000161

article 0000162

article 0000163

article 0000164

article 0000165

article 0000166

article 0000167

article 0000168

article 0000169

article 0000170

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

articel 000000161

articel 000000162

articel 000000163

articel 000000164

articel 000000165

articel 000000166

articel 000000167

articel 000000168

articel 000000169

articel 000000170

articel 000000171

articel 000000172

articel 000000173

articel 000000174

articel 000000175

articel 000000176

articel 000000177

articel 000000178

articel 000000179

articel 000000180

articel 000000181

articel 000000182

articel 000000183

articel 000000184

articel 000000185

articel 000000186

articel 000000187

articel 000000188

articel 000000189

articel 000000190

articel 000000191

articel 000000192

articel 000000193

articel 000000194

articel 000000195

articel 000000196

articel 000000197

articel 000000198

articel 000000199

articel 000000200

news-1701