Gayo Lues | InfoAcehNews.net — Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki menegaskan, agar kontraktor pelaksana pembangunan hunian sementara (Huntara), bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten tersebut tidak bekerja setengah hati.
Penegasan itu disampaikannya dalam rapat bersama Forkopimda di Pendopo Bupati Gayo Lues, Kamis, 22 Januari 2026.
Wabup menekankan, terlebih waktu menuju Ramadhan semakin dekat, sementara sebagian warga korban bencana masih bertahan di tenda-tenda darurat dan rumah kerabat.
“Ini bukan proyek biasa. Jangan sampai masyarakat terlunta-lunta saat Ramadhan tiba. Kontraktor harus serius,” tegas H. Maliki.
Wabup juga mengingatkan, pemerintah daerah tidak akan segan melakukan evaluasi hingga sanksi, apabila pembangunan Huntara tidak sesuai kontrak dan standar kelayakan. Huntara, kata dia, harus benar-benar layak huni dan aman bagi warga.
Hingga kini, progres pembangunan Huntara masih menjadi sorotan, mengingat Huntara menjadi satu-satunya harapan tempat tinggal sementara bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues. (Dosaino)




















