Gayo Lues | InfoAcehNews.net – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues memastikan penyaluran bantuan sapi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada masyarakat korban terdampak bencana dilakukan secara transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan pemerintah pusat.
Proses pengadaan sapi dilakukan tanpa perantara dan langsung membeli dari peternak lokal. Sapi milik peternak dibawa ke Rumah Potong Hewan (RPH) Sepang Blangkejeren, untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan serta penaksiran kapasitas daging oleh tim ahli dari Dinas Peternakan.
Seluruh proses tersebut turut disaksikan dan diawasi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Inspektorat, Kejaksaan, serta aparat kepolisian, guna memastikan kesesuaian harga, kualitas sapi, serta jumlah daging yang dihasilkan.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Gayo Lues, dr. Nevirizal, menegaskan, pembayaran sapi dilakukan, setelah hasil penilaian kesehatan dan taksiran daging dinyatakan layak. Pembayaran juga dilakukan secara non-tunai dengan transfer langsung ke rekening peternak, untuk menghindari potensi penyimpangan.
“Seluruh proses pembelian dilakukan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Jumlah sapi yang disalurkan disesuaikan dengan kondisi dan jumlah warga korban, agar pembagian bisa merata,” ujar Nevirizal, Senin (16/2/2026) lalu.
Ia menambahkan, setelah akad jual beli disepakati, sapi langsung diberangkatkan ke lokasi penyaluran untuk masyarakat korban dan terdampak bencana.
Pemerintah pusat sendiri telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,3 miliar untuk pengadaan sapi Meugang di Kabupaten Gayo Lues. (Dosaino)




















