Gayo Lues | InfoAcehNews.net – Aparat kepolisian dari Polres Gayo Lues bersama tim Brimob berhasil mengungkap puluhan hektar ladang ganja yang tersebar di tiga lokasi berbeda di wilayah pegunungan terpencil. Total luas lahan yang ditemukan mencapai 45,25 hektar, dengan tanaman yang sebagian besar telah siap panen.
Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, mengatakan, pengungkapan ini merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan dalam beberapa minggu terakhir. Salah satu lokasi terbesar berada di Desa Agusen Kecamatan Blangkejeren, yang dikenal memiliki medan ekstrem dan sulit dijangkau.
“Tim harus menempuh perjalanan selama kurang lebih enam jam, melewati hutan belantara dengan kondisi medan yang cukup berat,” ujar AKBP Hyrowo.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan ribuan batang tanaman ganja berusia sekitar tujuh bulan, yang tumbuh subur di lereng perbukitan. Tanpa menunggu lama, seluruh tanaman langsung dicabut dan dimusnahkan di tempat. Selain itu, petugas juga membakar gubuk yang diduga digunakan sebagai tempat singgah para pelaku.
Menurut Kapolres, keberadaan ladang ganja di kawasan pegunungan menjadi tantangan tersendiri bagi aparat penegak hukum. Akses yang sulit serta lokasi yang tersembunyi kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab, untuk melakukan aktivitas ilegal tersebut.
AKBP Hyrowo juga mengimbau masyarakat, agar berperan aktif dalam pemberantasan narkotika, dengan melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas penanaman ganja di wilayahnya.
“Kami berharap masyarakat tidak lagi menanam tanaman terlarang ini, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan indikasi adanya ladang ganja,” pinta Hyrowo.
Polres Gayo Lues memastikan, akan terus melakukan patroli dan penyisiran di wilayah rawan, guna mencegah kembali munculnya ladang ganja baru, sekaligus menekan peredaran narkotika di daerah tersebut. (Dosaino)




















